Kelebihan dan Kekurangan SSD Solid State Drive

Mengganti hard disk tradisional dengan SSD Solid State Drive adalah salah satu cara untuk mempercepat kinerja pada laptop dan komputer desktop, state disk hard disk lebih responsif dan dapat melakukan startup dan shutdown menjalankan aplikasi lebih cepat, dll.

Berikut kaskot rangkum dari beberapa sumber tentang perbandingan kelebihan dan kekurangan SSD Solid State Drive:

 

Kelebihan SSD Solid State Drive

  1. SSD Solid State Drive memiliki random access yang cepat untuk melakukan proses baca data, ini dikarenakan SSD tidak memiliki head untuk melakukan proses read dan write data.
  2. Read latency lebih kecil dari hard disk biasa, ini berfungsi ini membuat aplikasi yang dijalankan di komputer atau laptop dengan SSD akan jauh lebih cepat.
  3. Performa read data lebih stabil, karena pencarian lokasi data tidak tergantung pada letaknya data tersebut.
  4. Tidak berisik, karena tidak menggunakan part yang bergerak atau hanya mengandalkan chip saja.
  5. SSD memerlukan daya listrik yang lebih kecil karena ukuran yang masih relatif kecil dan dengan konsumsi daya listrik yang lebih kecil maka panas yang dihasilkan akan lebih rendah.
  6. Hard Disk konvensional menggunakan disk magnetis dan head magnetis yang berputar untuk read dan write dari dan ke disk, sedangkan SSD Solid state drive menyimpan data dalam IC memory yang ada di circuit board dan tidak ada ada part yang bergerak. Sehingga SSD memiliki tingkat reabilitas yang lebih tinggi dibandingkan hard disk.
  7. Temperature: SSD masih dapat beroperasi pada suhu 70°C. Sedangkan hard disk hanya pada kisaran 5-55° C.
  8. SSD jauh lebih ringan dibandingkan hard drive konvensional.

 

Kekurangan SSD Solid State Drive

  1. Harga dari SSD Solid State Drive masih relatif mahal, harga untuk ukuran 32GB masih diatas Rp500.000, jauh bila dibandingkan dengan Hard driave konvensionla, dengan harga tersebut bisa mendapatkan kalian bisa mendapatkan 500G untuk HDD.
  2. Kapasitas yang berlum besar, jauh dibandingkan dengan HDD yang sudah mencapai ukuran Terabyte.
  3. Meski membutuhkan daya yang lebih kecil, SSD masih menggunakan lebih banyak daya daripada hard drive standar, terutama saat idle. Hal ini dapat menyebabkan baterai laptop dapat cepat habis.
  4. Sikulus untuk Write dan erase terbatas untuk SSD, mampu bertahan hingga 10,000 atau maksimal 100,000 write cycles, sedangkan HDD mampu melakukan 1 sampai 5 juta kali write cycles.

Mungkin perbandingan SDD vs HDD (kelebihan dan kekurangan SSD Solid State Drive) diatas dapat membantu kalian untuk menentukan membeli storage yang akan dipake, mungkin ada yang mau menambahkan dapat menulisnya di form komentar :)

Artikel Tips & Trik ini dipublikasikan pada hari Friday, 20 January, 2012 dengan Tags: , , ·

3 Responses to “Kelebihan dan Kekurangan SSD Solid State Drive”

  1. pit says:

    menurutku se SSD lebih baik dipakai untuk tempat OS aja….
    kalo data mendingan pakek HDD…

  2. imaxs says:

    bgmn kalau ssd d gabung dgn hardisk hdd, ssd hanya digunakan sebagai drive windows saja

 

Tulis komentar disini

Search
Subscribe